Ada Apa Dengan Halal?

March 4, 2019by admin0

Sumber dari : https://img.okeinfo.net/content/2018/11/23/608/1981521/mui-belum-ada-hotel-bersertifikasi-halal-di-medan-QPh8O7lR3K.JPG

Halal selalu menjadi hal yang wajib ada disetiap aspek kehidupan ini. Dilihat dari segala jenis aspek kehidupan dipertimbangkan dari segi manfaat dan mudharatnya dan Islam telah memberikan petunjuk yang jelas bahwa segala sesuatu yang memberikan manfaat diperbolehkan hukumnya sementara segala sesuatu yang justru membawa mudhorot daripada membawa manfaat maka Islam melarangnya. Salah satu hal yang diatur dalam Islam adalah menyangkut makanan. Sebagaimana yang kita tahu bahwa makanan adalah salah satu hal yang sangat penting yang dibutuhkan oleh manusia setiap harinya. Makanan memberi energi bagi manusia dan juga berfungsi dalam menjaga kesehatan seseorang.Tapi sebenarnya apa kalian sudah benar-benar mengerti apa itu halal?

Halal (Arab: حلال‎ ḥalāl; ‘diperbolehkan’) adalah segala objek atau kegiatan yang diizinkan untuk digunakan atau dilaksanakan, dalam agama Islam. Istilah ini dalam kosakata sehari-hari lebih sering digunakan untuk menunjukkan makanan dan minuman yang diizinkan untuk dikonsumsi menurut Islam, menurut jenis makanan dan cara memperolehnya. Pasangan halal adalah thayyib yang berarti ‘baik’. Suatu makanan dan minuman tidak hanya halal, tetapi harus thayyib; apakah layak dikonsumsi atau tidak, atau bermanfaatkah bagi kesehatan. Lawan halal adalah haram. Halal sebagai salah satu dari lima hukum, yaitu: fardhu (wajib), mustahab (disarankan), halal (diperbolehkan), makruh (dibenci), haram (dilarang).

Produk Halal Itu Yang Bagaimana Sih?

Sumber dari : https://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/f/f5/Logo_MUI.png

Kehalalan seatu produk selalu menjadi persoalan yang serius dikalangan masyarakat Indonesia yang mayoritas umat Islam. Sebenarnya segala sesuatu harus dapat dipertimbangkan halal dan haramnya dan makanan halal yang ada di dunia ini lebih banyak jenisnya dibanding dengan makanan haram. Dan makanan halal adalah makanan yang selain diharamkan dan tidak mengandung zat yang sifatnya haram. Semua perlu dikaji di laboratorium untuk memastikan bahan baku, proses pembuatan, bahkan sampai kekemasannya. Oleh karena itu, sangat diperlukan standarisasi halal untuk sebuah produk. Standarisasi halal sangat berfungsi untuk memberikan kepastian, perlindungan, dan ketenangan konsumen, terutama untuk umat Islam. Standarisasi produk halal juga sangat dibutuhkan oleh para produsen untuk menarik minat konsumen Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Hal ini cukup penting untuk meningkatkan daya saing serta untuk kebutuhan ekspor, terutama untuk tujuan negara-negara muslim.

Klasifikasi makanan halal LPPOM. MUI. Menurut LPPOM. MUI, yang dimaksud dengan produk halal adalah produk yang memenuhi beberapa kriteria sebagai berikut:

  • Produk tídak mengandung babí atau produk-produk yang berasal darí babí serta tídak menggunakan alkohol sebagaí íngrídíent yang sengaja dítambahkan.
  • Dagíng yang dígunakan berasal darí hewan halal yang dísembelíh menurut tata cara syaríat Islam.
  • Semua bentuk mínuman yang tídak beralkohol.
  • Semua tempat penyímpanan, tempat penjualan, pengolahan, tempat pengelolaan dan tempattransportasí tídak dígunakan untuk babí atau barang tídak halal laínnya, tempat tersebut harusterlebíh dahulu díbersíhkan dengan tata cara yang díatur menurut syarí’at Islam.

Taukah Kamu Keuntungan Dibalik Makanan Halal?

umber dari : http://farid-wajdi.com/po-content/uploads/makanan_halal.jpg

Sudah menjadi perintah Allah subhanahu wa ta’ala bahwa sebagai umat muslim dilarang memakan makanan yang haram, tentu saja hal tersebut juga untuk kebaikan umatnya. Selain itu, dengan menghindari makanan haram juga menjadi bukti keimanan dan ketaqwaan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Sehingga tak ada lagi alasan untuk umat Muslim memakan makanan haram selagi makanan halal masih bisa didapatkan. Jadi, kenapa harus memakan makanan haram kalau makan halal saja mempunyai banyak keuntungan dan manfaat untuk tubuh kita? Setidaknya terdapat 4 keuntungan dibalik makanan halal menurut islam, berikut adalah manfaatnya:

  • Anda akan terhindar dari yang namanya akhlak mazmumah, artinya adalah tingkah laku yang tercela atau perbuatan jahat yang merusak iman seseorang dan menjatuhkan martabat manusia
  • Anda mendapatkan ridho dari Allah SWT.
  • Anda akan mendapatkan akhlak karimah, merupakan manivestasi keimanan dan keislaman paripurna seorang Muslim.
  • Anda akan dapat bertahan hidup sampai batas waktu yang telah di tentukan

Jadi, tubuh akan selalu sehat karena semua yang halal bermanfaat bagi tubuh, sebaliknya semua yang dilarang pasti mendatangkan kemudharatan bagi tubuh kita. Manfaat berikutnya adalah mendapatkan kebersihan hati, karena bagaimanapun kebersihan hati dan jiwa seseorang juga bergantung dari apa yang dia konsumsi. Kebersihan hati akan berpengaruh pada ucapan dan tindakan seseorang. Manusia yang menjaga makanannya dari hal-hal yang haram akan lebih mudah beribadah, mendekatkan dirinya kepada Allah ta’ala.

References

Admin. (2016, 10 22). Manfaat Makanan Halal Menurut Isla. Retrieved from Baba Shop: https://blog.ebaba.co.id/makanan-halal-menurut-islam/

Dewii, A. S. (n.d.). MUI- Kriteria Produk Halal. Retrieved from SCRIBD: https://www.scribd.com/doc/294034820/MUI-Kriteria-Produk-Halal

EmmaQueen. (2016, 11 03). Apa Pengertian Halal. Retrieved from EmmaQueen: http://emmaqueen.co.id/berita/detail/apa-pengertian-halal-32372.html


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Tetap Bersama Kami


DOWNLOAD PRODUK KAMI




PT SERA FOOD INDONESIA

Copyright Serafood.id All Right Reserved.